28 Oktober 2015

Welcome To My Blog, Selamat Datang, Sugeng Rawuh, Wilujeng Sumping…

Inilah blog saya, saya mengundang anda untuk ikut memberikan apapun, tanggapan, kritikan, atau saran dan masukan terhadap isi dari blog saya ini.

Karena saya menganggap, semua itu adalah pemacu untuk lebih baik lagi dalam mengelola blog atau rumah kedua saya ini, serta sarana menjalin tali silaturahmi dengan teman-teman dimanapun berada, meskipun tidak bisa bertatap mata.

Oke, selamat datang di blog saya, selamat membaca atau mungkin mengambil bahan-bahan yang dirasakan bermanfaat dan anda butuhkan.

Terimakasih, Haturnuhun, arigato, maturnembah nuwun……

Sumarso

Pengawas SMP, Disdikbud Kab. Pandeglang, Banten.


Penelitian Tindakan Kelas

17 September 2015


Kata Kerja Operasional (KKO) Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi

7 Agustus 2018

Kemajuan zaman menuntut berbagai perubahan. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan dan pembelajaran. Pembelajaran zaman sekarang atau sering kita kenal dengan pembelajaran abad 21, membawa berbagai perubahan. Seperti pola berpikir anak dituntut untuk menerapkan Ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Perubahan tersebut juga membawa perubahan indikator belajar siswa sesuai dengan tuntutan belajar abad 21.

Berikut adalah Kata Kerja Operasional (KKO) yang pasti digunakan oleh bapak/ibu guru dalam membuat indikator pencapaian kompetensi siswa maupun tujuan pembelajaran.

A. RANAH AFEKTIF

Menerima (A1) : Memilih, Mempertanyakan, Mengikuti, Memberi, Menganut, Mematuhi, Meminati

Menanggapi (A2) : Menjawab, Membantu, Mengajukan, Mengkompromikan, Menyenangi, Menyambut, Mendukung, Menyetujui, Menampilkan, Melaporkan, Memilih, Mengatakan, Memilah, Menolak.

Menilai (A3) : Mengasumsikan, Meyakini, Melengkapi, Meyakinkan, Memperjelas, Memprakarsai, Mengimani, Mengundang, Menggabungkan, Mengusulkan, Menekankan, Menyumbang.

Mengelola (A4) : Menganut, Mengubah, Menata, Mengklasifikasikan, Mengombinasikan, Mempertahankan, Membangun, Membentuk pendapat, Memadukan, Mengelola, Menegosiasi, Merembuk.

Menghayati (A5) : Mengubah perilaku, Berakhlak mulia, Mempengaruhi, Mendengarkan, Mengkualifikasi, Melayani, Menunjukkan, Membuktikan, Memecahkan

B. RANAH PSIKOMOTORIK

Menirukan (P1) : Menyalin, Mengikuti, Mereplikasi, Mengulangi, Mematuhi

Memanipulasi (P2) : Mendemonstrasikan, Memanipulasi, Membuat kembali, Membangun, Melakukan, Melaksanakan, Menerapkan, Mempraktikkan.

Presisi (P3) : Menunjukkan, Melengkapi, Menyempurnakan, Mengkalibrasi, Mengendalikan.

Artikulasi (P4) : Mempertajam, Membentuk, Menseketsa, Membangun, Mengatasi, Menggabungkan, Koordinat, Mengintegrasikan, Beradaptasi, Mengembangkan, Merumuskan, Memodifikasi.

Pengalamiahan (P5) : Memproduksi, Mencampur, Mengoperasikan, Mengemas, Mendesain, Menentukan, Mengelola, Menciptakan.

C. RANAH KOGNITIF

Mengingat (C1) : Membilang, Mendaftar, Menunjukkan, Menamai, Menandai, Membaca, Menghafal, Mengulang, Memilih, Melafalkan, Menuliskan, Menyebutkan.

Memahami (C2) : Menjelaskan, Mengkategorikan, Mengasosiasikan, Membandingkan, Menghitung, Menguraikan, Membedakan, Mendiskusikan, Mencontohkan, Mengemukakan, Menyimpulkan, Merangkum, Menjabarkan, Mengidentifikasi, Mengartikan, Menghitung.

Menerapkan (C3) : Menerapkan, Menggunakan, Menyelidiki, Mengoperasikan, Melaksanakan, Memproduksi, Memproses, Melakukan, Mengimplementasikan.

Menganalisis (C4) : Menganalisis, Mendiagnosis, Menyeleksi, Merinci, Mendiagramkan, Membagankan, Menelaah, Mengedit, Mengaitkan, Memilah.

Mengevaluasi (C5) : Membandingkan, Menyimpulkan, Menilai, Mengkritik, Memprediksi, Menafsirkan, Mempertahankan, Membuktikan, Memvalidasi, Mengetes, Memproyeksikan.

Menciptakan (C6) : Mengabstraksi, Menganimasi, Mengombinasikan, Mengarang, Membangun, Menciptakan, Mengkreasikan, Merancang, Merencanakan, Membentuk, Merumuskan, Menggabungkan, Memadukan, Mereparasi, Memproduksi, Merekonstruksi, Memodifikasi

Dalam pembelajaran digital, indikator atau kata kerja operasional berdasarkan Taksonomi Bloom yang direvisi, dapat dilihat pada gambar dibawah ini :


Peraturan Pemerintah Tentang Gaji Ke-13 dan THR Tahun 2018

23 Mei 2018
Kabar gembira bagi pensiunan PNS, TNI dan Polri. Tahun ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) ‘plus-plus’ kepada mereka. Kebijakan itu didasarkan pada peraturan pemerintah tentang pemberian THR dan gaji ke-13 bagi PNS TNI, Polri dan pensiunan yang diteken Presiden Joko Widodo pada Rabu (23/5/2018). “Yang istimewa tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, THR tahun ini akan diberikan pula kepada pensiunan,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi persnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu siang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, kebijakan pemberian THR untuk pensiunan memang baru diberlakukan tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya, pensiunan PNS, TNI, Polri hanya mendapatkan gaji ke-13 saja. Besarannya pun tidak hanya sebesar gaji pokok sesuai golongan mereka saja, tapi juga ditambah besaran tunjangan kinerja semasa bekerja. “Tahun ini, THR-nya termasuk di dalamnya tunjangan kinerja. Tahun lalu, pensiunan tidak dapat THR,” ujar Sri Mulyani. Ia menambahkan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 35,76 triliun untuk pembiayaan THR dan gaji ke-13, bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan. Besaran ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2017 tentang APBN. “Ini meningkat 68,9 persen, karena tahun lalu pensiunan nggak dapat THR,” lanjut Sri.
Untuk mengunduh PP Tentang Gaji Ke-13 dan THR Tahun 2018 silahkan Unduh dengan mengklik tautan dibawah ini
Selamat, semoga berkah. Amin…
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Tahun Ini, Pensiunan Juga Dapat THR Lebaran dari Pemerintah”, https://nasional.kompas.com/read/2018/05/23/14194321/tahun-ini-pensiunan-juga-dapat-thr-lebaran-dari-pemerintah.

Permendikbud No. 14 Tahun 2018 Tentang PPDB

21 Mei 2018

Tahun ajaran baru sudah diambang pintu. Berbagai kegiatan untuk mempersiapkan datangnya tahun ajaran baru sudah dilakukan oleh sekolah-sekolah. Salah satu kegiatan rutin menjelang tahun ajaran baru adalah kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
PPDB dimaksudkan untuk menerima dan menjaring calon peserta didik yang akan mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Agar pelaksanaan berjalan dengan baik PPDB ini harus dipersiapkan dengan baik pula. Dari pembentukan panitia ditingkat sekolah, sosialisasi, dan mungkin kegiatan promosi untuk menjaring calon peserta didik baru.
Agar pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik. Kemendikbud juga telah mengeluarkan Permendikbud tentang PPDB Tahun 2018. Permendikbud dimaksud adalah Permendikbud No. 14 Tahun 2018.
Untuk mengunduh Permendikbud tersebut silahkan unduh dokumen dengan mengklik tautan dibawah ini :

 

Permendikbud No. 14 Tahun 2018 Tentang PPDB

 

 


Jam Kerja ASN Selama Ramadhan

16 Mei 2018

Memasuki bulan Ramadhan, pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Jadwal kerja ini berlaku selama bulan Ramadhan 1439 H.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadhan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya. Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu.
Hal ini diberikan agar ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Walaupun berpuasa, Menteri PANRB Asman Abnur berpesan agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada Para Menteri Kabinet Kerja, Sekretaris Kabinet, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Panglima TNI, dan Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian.  Kemudian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, Para Pimpinan Lembaga lainnya, Para Gubernur, dan Para Bupati/Walikota. (HUMAS MENPANRB)
Berikut ini jam kerja bagi para ASN, TNI, dan POLRI selama bulan suci Ramadhan :
  1. 1. Bagi instansi pemerintah yang melakukan lima hari kerja :
  2. a) Hari Senin sampai dengan Kamis : Pukul 08.00 – 15.00 / waktu istirahat : 12.00 – 12.30
  3. b) Hari Jumat : pukul 08.00 – 15.30 / waktu istirahat 11.30 – 12.30
  1. 2. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja :
  2. a) Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : pukul 08.00 – 14.00 / waktu istirahat : pukul 12.00 – 12.30
  3. b) Hari Jumat : pukul 08.00 – 14.30 / waktu istirahat : pukul 11.30 – 12.30

Untuk mengunduh SE Menteri PAN RB tentang Jam ASN selama ramadhan, silahkan unduh di dokumen dibawah ini :

SE Jam Kerja Ramadhan 2018


Asian Games XVIII Tahun 2018

15 Mei 2018

Asian Games awalnya merupakan ajang olahraga di Asia kecil. Far Eastern Championship Games diadakan untuk menunjukkan kesatuan dan kerja sama antar tiga negara, yaitu Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina, dan Republik Tiongkok. Far Eastern Championship Games pertama diadakan di Manila pada tahun 1913. Negara Asia lainnya berpartisipasi setelah diselenggarakan. Far Eastern Championship Games dihentikan pada tahun 1938 ketika Jepang menyerbu Tiongkok dan aneksasi terhadap Filipina yang menjadi pemicu perluasan Perang Dunia II ke wilayah Pasifik.

Asian Games

Setelah Perang Dunia II, sejumlah negara di Asia menerima kemerdekaannya. Negara-negara baru tersebut meninginkan sebuah kompetisi yang baru di mana kekuasaan Asia tidak ditunjukkan dengan kekerasan dan kekuatan Asian diperkuat oleh saling pengertian. Pada Agustus 1948, pada saat Olimpiade di London, perwakilan India, Guru Dutt Sondhi mengusulkan kepada para pemimpin kontingen dari negara-negara Asia untuk mengadakan Asian Games. Seluruh perwakilan tersebut menyetujui pembentukan Federasi Atletik Asia. Panitia persiapan dibentuk untuk membuat rancangan piagam untuk federasi atletik amatir Asia. Pada Februari 1949, federasi atletik Asia terbentuk dan menggunakan nama Federasi Asian Games (Asian Games Federation). Dan menyepakati untuk mengadakan Asian Games pertama pada 1951 di New Delhi, ibu kota India. Mereka sepakat bahwa Asian Games akan diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

Pada 1962, Federasi mengalami perselisihan atas diikutsertakannya Taiwan dan Israel. Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games menentang keikutsertaan Taiwan dan Israel. Pada tahun 1970, Korea Selatan membatalkan rencananya untuk menjadi tuan rumah Asian Games yang disebabkan karena ancaman keamanan dari Korea Utara, dan penyelenggaraan Asian Games dipindahkan ke Bangkok dengan pendanaan dari Korea Selatan. Pada tahun 1973, Federasi mengalami perselisihan kembali setelah Amerika Serikat dan negara-negara lainnya mengakui keberadaan Republik Rakyat Tiongkok dan negara-negara Arab menentang keterlibatan Israel. Pada tahun 1977, Pakistan membatalkan rencananya sebagai tuan rumah Asian Games karena konflik yang terjadi antara Bangladesh dan Pakistan. Thailand menawarkan bantuan dan Asian Games diadakan di Bangkok.

Setelah beberapa penyelenggaraan Asian Games, Komite Olimpiade negara-negara Asia memutuskan untuk merevisi konstitusi Federasi Asian Games. Sebuah asosiasi baru, yang bernama Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) dibentuk. India sudah ditetapkan sebagai tuan rumah pada tahun 1982 dan OCA memutuskan untuk tidak mengubah jadwal yang sudah ada. OCA resmi mengawasi penyelenggaraan Asian Games mulai dari tahun 1986 pada Asian Games di Korea Selatan.

Pada tahun 1994, berbeda dengan negara-negara lainnya, OCA mengakui negara-negara pecahan Uni Soviet, Kazakhstan, Kirgistan, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Tajikistan.

Asian Games Musim Panas adalah ajang olahraga yang diadakan empat tahun sekali yang diikuti oleh seluruh negara Asia yang terdaftar dalam Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Asian Games Tahun 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang adalah Asian Games yang ke-18. Rencananya Asian Games ke-18 akan diselenggarakan mulai tanggal 18 Agustus 2018 s.d. 2 Sepetember 2018.
Sebagai tuan rumah yang baik, tentunya kita harus mendukung dan berusaha mensukseskan gelaran pesta olahraga se-Asia ini. Tidak ada salahnya kita harus tahu tentang pernak-pernik Asian Games 2018 ini, salah satunya adalah logo dan poster Asian Games 2018.

Sebagai Panduan tentang logo, poster, dan banner Asian Games 2018, sudah diatur dalam sebuah panduan, yang dapat diunduh seperti dibawah ini :

 

PANDUAN LOGO DAN POSTER ASIAN GAMES XVIII TAHUN 2018

 

Untuk poster Asian Games XVIII Tahun 2018, semua kementerian dan lembaga masing-masing mengeluarkan poster dengan mengacu kepada ketentuan diatas.
Untuk poster Asian Games 2018 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud bisa diunduh seperti pada gambar dibawah ini :

 

POSTER MODEL-1 :

POSTER MODEL-2 :

POSTER MODEL-3 :

POSTER MODEL-4 :

POSTER MODEL-5 :

POSTER MODEL-6 :

POSTER MODEL-7 :

POSTER MODEL-8 :

POSTER MODEL-9 :

POSTER MODEL-10 :

Demikian Panduan Logo dan Poster Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta dan Palembang, semoga bermanfaat.

 


Kalender Akademik Tahun 2018/2019

5 Mei 2018

Bapak/Ibu bahwa sekolah saat ini tengah menyelesaikan kegiatan-kegiatan akhir tahun pelajaran. Tentunya sangat sibuk pihak sekolah pada saat ini, setelah selesai satu kegiatan kegiatan baru akan dihadapi, seperti pengumuman kelulusan, penerimaan siswa baru, penyusunan rencana kerja sekolah, review KTSP dan kegiatan-kegiatan lain disekolah.
Sebagai acuan dalam menyusun kegiatan-kegiatan dalam kurun satu tahun kedepan, Kalender Akademik masih menjadi acuan utama.
Sebagai bahan masukan dan bahan membuat perencanaan kegiatan disekolah berikut ini saya sediakan draft Kalender Akademik Tahun 2018/2019 yang bisa menjadi bahan masukan disekolah Bapak/Ibu. Untuk mengunduhnya silahkan klik tautan dibawah ini :

 

KALENDER PENDIDIKAN TAHUN  2018/2019

 

Semoga bermanfaat.

 


Kisi-Kisi Seleksi Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2018

26 April 2018

Bapak/Ibu guru dimanapun berada. Bagi Bapak/Ibu guru yang telah mengajukan diri sebagai calon peserta diklat PPG yang pendaftarannya melalui akun SIM PKB masing-masing Guru, dan telah disetujui ajuannya, berarti siap-siap untuk mengikuti Pre Tes yang akan menentukan Bapak/Ibu guru bisa mengikuti PPG atau tidak.
Bapak/Ibu Guru yang mengikuti PPG dan dinyatakan lulus nantinya akan diberikan Sertifikat Pendidik sebagai pengakuan Bapak/Ibu guru sebagai Guru yang Profesional sesuai dengan mata pelajaran yang Bapak/Ibu ampu.
Untuk lulus dari Pre Test tersebut tentunya sangat dibutuhkan persiapan yang matang, salah satunya melihat Kisi-Kisi sebagai bahan kita mempelajari materi yang akan diujikan.
Bapak/Ibu guru, berikut ini saya sediakan Kisi-Kisi Pre Test Seleksi Calon Peserta PPG Tahun 2018. Untuk mengunduhnya, silahkan klik tautan dibawah ini :

Kisi_Kisi_Seleksi_PPG_Dalam_Jabatan _2018

Bapak/Ibu juga bisa klik Disini !!!!!!!